
Pioneer, brand ini tentunya sudah tidak asing bagi penggemar Audio/Video terutama yang hobi Home Audio/Video Systems atau ICE (In Car Entertainment). Tapi untuk produk berupa Portable Audio gears (entah DAP/Player, atau Headphone/Earphone) saya pribadi masih jarang lihat, atau saya yang kurang jauh mainnya haha.
Kebetulan, beberapa waktu lalu saya habis berburu IEM atau Earphone untuk menggantikan gears saya yang diembat orang (kebetulan kemarin pakai Sennheiser CX500 ditandem dengan iPod Shuffle 2nd Gen & iPod Classic 7th). Setelah berburu cukup lama akhirnya ketemu IEM Pioneer SE-CL502T. Cukup jarang Portable Audio Gears Pioneer yang masuk resmi ke Indonesia. Berbekal rasa penasaran saya klik beli, dan hari ini mendarat di meja saya hehe
Dengan banderol Rp200.000-an (barusan check di toko kuning lambang S sedang diskon jadi Rp65.000), saya penasaran gimana kemampuannya, saya sih tidak berharap banyak karena dengan harga segitu (yang mana masih masuk kelas value) perkiraan saya SQnya paling kelas medioker, dalam artian selera general rata-rata orang haha. Masuk Indonesia secara resmi oleh PT. IMS (Inti Megah Swara, yang juga mengedarkan produk JBL, Harman, dlsb.) dan di-cover garansi 1 Tahun (kemungkinan garansi replace, saya lupa). Untuk unitnya sendiri, fitting untuk saya pas, nyaman. Cuma untuk build quality saya rasa biasa saja, malah seperti IEM bawaan Samsung Note lawas haha. Terdapat mic & remote control yang hanya berfungsi untuk Play/Pause/Answer/Hangup, Android capable & iDevices certified. Tombol remote sekilas saya kira berbahan karet, ternyata plastik biasa.
![]() |
| Gambaran Packaging, lupa foto kemarin, ingatkan saya untuk update haha |
Packaging yang ditawarkan cukup sederhana, cuma bungkus plastik yang dapat dibuka dengan mudah, walau sealed hehe. Bungkusnya mirip bungkus IEM Sennheiser lawas, tapi bedanya pressed haha. Isinya sendiri cuma unitnya sama eartips multisize (S dan L, M sudah terpasang), tidak ada pouch apalagi hardcase haha. Agak pelit sih untuk harga 200ribuan, tapi untuk harga sekarang ya sangat worth hahaha.
Untuk spesifikasi teknisnya sendiri sebagai berikut (saya sadur dari web Pioneer):
| Model | SE-CL502T |
|---|---|
| Type | Fully-enclosed Dynamic Headphones |
| Frequency Response | 20 Hz to 20 000Hz |
| Impedance | 16 Ω |
| Max. Input Power | 100 mW |
| Sensitivity | 100 dB |
| Driver Units | φ9 mm |
| Cable Length | φ3.5 mm 4P stereo mini-plug |
| Plug | φ3.5 mm Ltype 4P stereo mini plug(gold plated) |
| Weight (without cord) | 4 g |
| Accessories | Earphone tips (S/M/L) |
| color | PINK(-P) BLUE(-L) BLACK(-K) WHITE(-W) |
Saya sendiri cuma bisa uji menggunakan Handset Sony Xperia Z3 ber-EQ Flat, karena keterbatasan alat uji hahaha.
![]() |
| Keterbatasan alat uji penulis |
Playlist:
- K-Pop: BLACKPINK - BOOMBAYAH & BTS - Fake Love
- EDM: Kygo & Ellie Goulding - First Time & & J. Velarde, Luque & Vitti, Giovanna - Sundays at Heaven
- Metal: Rammstein - Feuer Frei
- Instrumental: Yanni - Santorini
Source: Spotify Extreme & Original Copy (iTunes Digital & FLAC Rip CD Original EU Pressed) played with Sony Walkman (Music) app
Kelihatannya detail banget penjelasannya padahal saya ga jago impresi hahaha, saya jelasin secara garis besarnya saja. In-Ear Headset ini cenderung allrounder, fun, tidak unggul di sektor manapun. Kalau mau dipaksakan, paling yang unggul hanya di sektor low/bass-nya saja, itupun sebetulnya masih alakadarnya, tidak sebulat Sennheiser CX500 (jelas, lebih mahal haha) dan JBL T110. Untuk detail? Cukup keteter, saya tidak merekomendasikan untuk listening yang serius.
Test dengar K-Pop, okelah masih masuk, masih bisa goyang saya walau bagi saya tetep kurang enak. Yang lumayan enak kalo pas bassnya doang itupun tidak bulat, sisanya berantakan. Untuk dengar metal? atau instrumental? Jangan deh, kalo buat saya sih pusing, numpuk semua hahaha. Soundstage cukup sempit buat saya, detail juga kurang. Cocok paling buat EDM saja, toh iya juga sih kalo denger Pioneer yang kebayang di pikiran alat lenong DJ haha.
Apakah recommended? Kalau untuk harga MSRP (Rp200ribuan) saya rasa masih banyak pilihan lain yang lebih worth. Namun untuk harga saat ini (Rp65.000 diskon toko kuning logo S), worth lah untuk sekedar gantiin headset bawaan HP haha.
Disclaimer on: Review bersifat subjektif, bisa jadi bagi saya jelek tapi menurut anda uenak banget haha


Tidak ada komentar:
Posting Komentar